TIPS DAN TRIK MENGATASI KEBUNTUAN DALAM MENULIS

Menulis merupakan aktivitas menuangkan ide menjadi sebuah tulisan, yang menghasilkan beberapa kalimat atau paragraf. Seiring berkembangnya zaman, kegiatan menulis yang awalnya hanya sekedar hobi, merambah menjadi sebuah pekerjaan, yang disebut sebagai Penulis.

Seorang penulis biasanya selalu mencurahkan ide dan gagasannya ke dalam sebuah tulisan yang ditujukan kepada orang lain agar bisa menginspirasi. Namun, semakin lama penulis melakukan kegiatan menulisnya, tak jarang menemukan titik buntu yang membuat dia terhenti meskipun permintaan akan adanya informasi yang menginspirasi bisa dibilang tidak akan berhenti.

Maka dari itu, dibutuhkan Tips dan Trik untuk mengatasi kebuntuan dalam menulis yang bisa di praktiknya oleh siapa pun yang dikenal sebagai rumus :

RUMUS INSPIRASI MENULIS (IM) = 5 x M

M1 (Membaca termasuk Melihat)

Membaca merupakan faktor utama dan tidak bisa dipisahkan dari menulis. bahan bacaan saat ini tersebar luas baik secara online maupun offline.

M2 (Mendengar)

Penulis yang baik adalah pendengar yang setia. Mendengar apapun, mulai dari berita, cerita, pidato, ceramah, lagu, hingga bunyi desiran angin malam dan cuitan burung. Tapi, menuliskan sesuatu yang kita dengar dan baca, harus diversifikasi dan diverifikasi dulu baik kebenaran, kegunaan dan kemanfaatannya.

M3 (Mengalami)

Pengalaman apapun bisa menjadi tulisan. Pengalaman menyenangkan, menyedihkan, memalukan hingga yang membuat orang tertawa terbahak-bahak

M4 (Merasakan atau Perasaan)

Perasaan kita, apapun itu, tangkaplah secara positif dan luapkan dalam tulisan yang bermanfaat. Rasa sedih, rasa marah, rasa lucu, semuanya adalah inspirasi menulis.

M5 (Memikirkan atau Pikiran)

Berpikir sudah tentu adalah bagian dari proses menulis. Disaat kita berdiam diri dan memikirkan sesuatu, seringkali muncul ide, opini, gagasan, rencan terhadap sesuatu yang kita pikirkan.

Begitulah Tips dan Trik yang bisa kita gunakan untuk mengatasi kebuntuan dalam hal menulis. Maka dari itu, yuk kita tulis ide itu di secarik kertas atau di Handpone kamu, sekalipun belum saat itu kamu rangkai dalam bentuk tulisan utuh.

Terima kasih sudah membaca dan meluangkan waktunya. God Bless For Us

Sumber: kompasiana.com