
Dalam lingkup pemasaran, ada beberapa istilah yang sangat penting untuk diketahui oleh kita semua yaitu : Harga, Kualitas dan Produk. Agar kita sebagai pelaku usaha atau orang yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pemasaran bisa terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.
Maka dari itu, dikesempatan kali ini saya akan sharing secara garis besar mengenai tiga istilah tersebut.
A. PENGERTIAN HARGA
Harga adalah nilai suatu barang atau jasa yang diukur dengan jumlah uang yang dikeluarkan oleh pembeli untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dan barang atau jasa berikut pelayanannya.
Pada pengertian lainnya, harga adalah sejumlah uang yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, atau jumlah dari nilai yang ditukarkan para pelanggan untuk memperoleh manfaat dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa
Menurut William J. Stanton, harga adalah jumlah uang (kemungkinan ditambah beberapa barang) yang dibutuhkan untuk memperoleh beberapa kombinasi sebuah produk dan pelayanan yang menyertainya. Menurut Jerome Mc. Cartgy harga adalah apa yang dibebankan untuk sesuatu.
Dapat disimpulkan bahwa harga adalah suatu satuan nilai mata uang yang mendefinisikan tentang produk yang dijual, dan digunakan sebagai alat transaksi secara langsung dari konsumen kepada penjual, untuk digunakan bersama manfaat bagi kedua belah pihak.
B. PENGERTIAN KUALITAS
Menurut Kotler and Armstrong (2012:283) arti dari kualitas produk adalah “ the ability of a product to perform its functions, it is includes the product’s overall durability, reliability, precision, ease of operation, and repair, and other valued attributes ”. yang artinya kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, hal itu termasuk keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, dan reputasi produk juga atribut produk lainnya.
Menurut ASQC “ American Society for Quality Control ” (dalam Amiruddin, 2007 : 15), kualitas ialah gambaran total sifat dari suatu produk atau jasa pelayanan yang berhubungan dengan kemampuannya untuk memberikan kebutuhan kepuasan.
Berdasarkan pendapat dari para ahli, dapat disimpulkan bahwa kualitas adalah suatu hal atau gambaran yang mencerminkan atau mempresentasikan tentang produk yang ditawarkan, sehingga bisa menjadi nilai jual bagi para pelaku usaha (pemasar) untuk menjual produknya dan mendapatkan pelanggan.
C. PENGERTIAN PRODUK
Secara umum, produk adalah setiap tawaran yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan. Produk biasanya berupa barang-barang yang bersifat tangible (dapat dilihat/berwujud). Amir (2005:8) mendefinisikan produk sebagai : “Apa saja yang dapat ditawarkan kepada pasar agar dapat dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan mereka”.
Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa, produk adalah segala sesuatu yang bersifat berwujud “tangible” yang dipasarkan secara umum untuk bisa dikonsumsi oleh para konsumen guna memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen.
Dalam sebuah produk yang sedang dibutuhkan, terdapat lima tingkat atau lingkaran produk menurut Arif (2012 : 143 – 144) antara lain,
a. Manfaat Inti “Core Benefit”
Yaitu jasa atau manfaat inti yang diperoleh oleh konsumen atau pelanggan setelah mendapatkan atau memperoleh produk tersebut. Kebutuhan konsumen paling fundamental adalah manfaat, dan ini merupakan tingkatan paling fundamental dari suatu produk.
b. Manfaat Dasar Tambahan “Basic Product Benefit”
Tingkat selanjutnya seorang pemasar atau marketer harus mampu merubah manfaat inti “ Core Benefit ” menjadi produk dasar. Pada inti produk tersebut terdapat manfaat bentuk dasar produk atau mampu memenuhi fungsi dasar produk kebutuhan konsumen secara fungsional.
c. Harapan Produk “Expected Product”
Artinya serangkaian kondisi yang diharapkan dan disenangi, dimiliki atribut produk tersebut. Kebutuhan konsumen adalah kelayakan. misalnya seperti kegiatan E-Commerce, harapan konsumen adalah kemudahan dan transparan dalam melakukan transaksi tersebut antara pihak penjual dan pembeli.
d. Kelebihan yang Dimiliki Produk “Augmented Product”
Artinya salah satu manfaat dan pelayanan yang dapat membedakan produk tersebut dengan pesaing. Kebutuhan konsumen adalah kepuasan. Misalnya di perbankan disediakan suatu produk tabungan berencana, dimana di dalam produk tersebut nasabah dapat menyimpan dan menginvestasikan dananya sekaligus mendapatkan jaminan asuransi jiwa dan kesehatan dengan membayar sejumlah premi tambahan tertentu. Kelebihan tawaran produk tersebut yang dicari oleh nasabah.
e. Potensi Masa Depan Produk “Potensial Product”
Artinya bagaimana harapan masa depan dengan produk tersebut apabila terjadi perubahan dan perkembangan teknologi serta selera konsumen. Kebutuhan konsumen adalah masa depan produk. Misalnya kemudahan untuk membayar tagihan telepon, listrik, air atau tagihan lainnya.
Jadi, seperti itu yaa penjelasan secara garis besar mengenai Harga, Kualitas dan Produk dalam lingkup pemasaran. Terima kasih sudah membaca dan meluangkan waktunya. Semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan dan kebahagian bagi kita semua. Amiin…