MENGENAL ISTILAH PENGELUARAN TAK TERLACAK “MYSTERY SPENDING”

Hallo Sobat Pena Ilmu. Bagaimana kabarnya hari ini ? Saya harap selalu dalam keadaan baik-baik saya.

Kita sebagai makhluk sosial secara langsung atau tidak langsung pernah membeli berbagai macam produk yang kita inginkan asal kita memiliki cukup uang untuk membeli dan kita juga tau barang apa yang ingin kita beli atau perlukan dengan uang tersebut.

Tetapi, ada satu kondisi dimana, kalian memiliki uang yang cukup banyak, namun secara tidak sadar duit yang kalian punya sudah tiba-tiba habis entah pergi kemana tuh uangnya, padahal kalian merasa cukup berhemat atau pilih-pilih dalam hal belanja.

Kita ambil contoh seperti ini: Si A dalam sebulan memiliki uang sebesar 2 Juta, namun seiring berjalannya waktu dia kaget ketika membuka isi dompet uang nya tinggal 50 ribu saja. Padahal menurut dia, dia hanya membeli kebutuhan atau barang-barang yang ia perlukan saja dan dia selalu mencatat segala pengeluaran yang ia keluarkan, juga menurut dia pengeluaran yang biasa ia keluar per bulan hanya 1,5 juta saja, kenapa jadi membengkak pengeluarannya jadi tinggal 50 ribu saja.

berkaca dari contoh diatas, ada salah satu istilah yang asing di telinga kita yaitu Pengeluaran Tak Terlacak / The Mystery Spending

PENGERTIAN PENGELUARAN TAK TERLACAK

See the source image

Pengeluaran Tak Terlacak / Mystery Spending didefinisikan sebagai uang tunai yang dikeluarkan namun konsumen tidak yakin atau tidak mengetahui untuk apa uang tersebut digunakan. Singkatnya, konsumen secara tidak sadar kemana uang itu keluar buat keperluan apa aja.

Berdasarkan hasil survei perusahaan riset internasioanl YouGov bersama Visi, Setiap minggunya lebih dari Rp 440.000 dana orang indonesia tak terlacak kemana pengeluaran tersebut pergi. Yang mayoritas orang yang terkena Mystery Spending yaitu orang indonesia yang berusia 45 – 54 Tahun.

Tak hanya di Indonesia yang terkena Mystery Spending, ada 4 negara yang memiliki persentasi terbesar dalam hal Mystery Spending antara lain:

  1. Thailand
  2. China
  3. India
  4. Indonesia

LANTAS APA SAJA YANG MEMBUAT SESEORANG MENGALAMI PENGELUARAN TAK TERLACAK ATAU MYSTERY SPENDING INI???

1. Sakit

See the source image

Tidak ada orang yang tidak pernah sakit dan tidak ada juga orang yang dapat memprediksi kapan ia akan jatuh sakit. Penyakit bisa datang kapan saja, baik ketika kita sedang banyak uang ataupun kurang uang. Pengobatan pun tidak selalu murah. Oleh karena itu, kita harus berjaga-jaga dengan uang kita. Dan yang terpenting, selalu gembira ya, karena hati yang gembira adalah obat yang paling manjur.

2. Musibah

See the source image

Sama halnya seperti penyakit, musibah datang tanpa ada perencanaan. Ketika bencana datang, pengeluaran yang harus dikeluarkan menjadi besar. Masalah akan semakin runyam ketika kamu tidak memiliki uang untuk menyelesaikannya. Musibah yang dimaksud adalah seperti kebakaran rumah, kendaraan rusak, kebanjiran, dll.

3. Barang Diskon

See the source image

Potongan harga sungguh sangat menggoda, apalagi jika barang itu sudah lama kita incar. Saat itulah kita harus mengambil keputusan yang berat, yaitu untuk tetap menahan diri karena itu bukan kebutuhan, atau beli saja karena kesempatan tidak datang dua kali. Apapun pilihan kamu, pikir dahulu sebelum membeli. Ingat bagaimana kondisi keuanganmu, dan seberapa butuh kamu akan barang tersebut. Jangan sampai menyesal setelah membeli.

4. Pulsa Telepon Seluler

See the source image

Biaya untuk pulsa seringkali membengkak karena terkadang secara tidak sadar kita memakainya untuk hal-hal yang tidak berguna. Pulsa biasanya dianggap sepele sehingga kita tidak berpikir sebelum menggunakannya. Hal ini yang membuat pulsa membengkak. Pakailah pulsa untuk hal-hal yang perlu, missal untuk menelepon orang tua, membicarakan hal-hal penting, dan jika tidak penting gunakan cara komunikasi yang lebih murah, bahkan gratis.

5. Traktiran

See the source image

Pengeluaran untuk hal ini biasanya terjadi di bulan ulang tahun kamu. Ketika momen bahagia itu datang biasanya kita ingin merayakannya bersama keluarga dan teman-teman terdekat. Tentunya untuk melakukan perayaan harus ada uang yang dibayarkan. Tapi ingat, traktiran itu tidak harus mahal, carilah tempat yang sesuai kantong, atau jika kamu tidak punya uang, sekedar ngumpul bareng juga bisa kok. Kebersamaan itu yang paling penting, kan?

6. Hobi

Ini dia pengeluaran yang biasanya suka kebablasan. Melakukan hobi memang sangat menyenangkan, saking menyenangkannya, hal ini bisa membuat kita lupa tentang bagaimana kondisi kantong kita. Sifat yang ingin terus memuaskan hasrat kita ini dapat berdampak buruk pada hidup kita nantinya. Ketika uang sudah habis karena semua terpakai untuk menyalurkan hobi. Lebih baik, anggarkan sebagian uang untuk disalurkan ke hobi kamu setiap bulannya, sehingga pengeluaran dapat lebih dikontrol.

7. Memberikan Hadiah dan sumbangan

Sebagai manusia, tentu sifat berbagi sangat perlu. Hal ini juga merupakan sumber pengeluaran tak terduga setiap bulannya. Ketika diundang ke pesta pernikahan teman, memberikan hadiah merupakan hal yang sangat lazim. Memang kita harus memberikan hadiah, tetapi hadiah itu harus yang sesuai dengan kemampuan kamu. Jangan berkaca pada orang yang lebih tinggi status sosialnya dari kamu dengan alasan gengsi karena hal itu hanya membuat uang kamu habis. Ingat, selalu memberi dari apa yang kamu miliki.

Jadi seperti itu yaa sobat Pena Ilmu, memang kita sebagai makhluk sosial tidak bisa terlepas dari yang namanya pengeluaran, tetapi alangkah baiknya kita juga harus mengkontrol pengeluaran diri kita agar kita bisa tau kemana arus pengeluaran dan bisa lebih cermat lagi untuk me-manage keuangan kita.

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca, semoga kita semua menjadi orang yang lebih baik lagi dalam mengatur keuangan kita. God Bless For Us.

CARA MENJADI PRIBADI BERTITLE S2 “SABAR dan SYUKUR” DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Halo Sobat Pena Ilmu, bagaimana kabarnya? semoga kita semua dalam keadaan baik-baik saja yaa.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pastinya selalu mendapatkan berbagai macam cobaan dan nikmat dari segala arah yang kita tidak pernah ketahui. Apalagi ditengah kondisi saat ini, dimana banyak sekali peristiwa yang membuat kita harus lebih bisa menjalani hidup sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam setiap keyakinan beragama, para pemuka agama selalu menasihati kita sebagai umat atau kaum yang beriman kepada Allah dan kepada para utusan (Malaikat dan para nabi – rasul). Untuk bisa menjalani hidup lebih baik dengan memegang erat 2 Prinsip ini yaitu Sabar dan Syukur.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini. Saya akan menjelaskan dan memberikan tips dan tips agar kita bisa selalu menerapkan kedua prinsip tersebut. Yang pasti berdasarkan dalil-dali atau firman tuhan dari berbagai agama yang ada di indonesia, saya ambil contoh 2 agama terbesar di indonesia yaitu Agama Islam dan Agama Kristen.

Pengertian Sabar

Sabar adalah suatu sifat dari dalam diri manusia, dimana ketika seorang manusia dihadapkan dengan berbagai cobaan dia tidak kehilangan jati dirinya sebagai manusia dan justru malah berusaha untuk selalu berpikir tenang, positif, dan berkepala dingin untuk menemukan solusi atas cobaan tersebut sebagai pilar kebahagian dalam menjalani hidup. maka arti dari kata Bersabar adalah tindakan atau reaksi seorang manusia atau hamba Allah terhadap masalah yang sedang ia hadapi (apakah berfikir positif atau justru sebaliknya).

Sikap sabar pula merupakan salah satu sikap yang sangat terpuji dan sangat dicintai Allah (Tuhan Yang Maha Esa). Didalam agama manapun, dijelaskan mengenai sikap sabar antara lain:

  1. Dalam Al-Quran Surat Al-Imran Ayat 186 Allah berfimran, “Kamu pasti akan diuji dengan harta dan dirimu. Dan sungguh kamu pasti akan mendengar banyak hal yang menyakitkan hari dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Dan jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang patut diutamakan.
  2. Dalam Al-Quran Surat Al-Imran Ayat 200 Allah berfimran, “Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga dan bertaqwa kepada Allah agar kamu beruntung.
  3. Dalam Al-Kitab Timotius 2 Ayat 24-25 Tuhan berfirman dalam kitabnya, “Timotius mengatakan bahwa hamba Tuhan tidak boleh bertengkar melainkan harus ramah kepada semua orang. Seorang hamba Tuhan harus cakap mengajar, sabar, dan lemah lembut karena bukan hal yang tidak mungkin bagi Tuhan untuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertobat dan memimpin mereka kembali kepada jalan kebenaran.
  4. Dalam Al-Kitab Mazmur 7 Ayat 11 Tuhan berfirman dalam kitabnya, “Berkata bahwa Allah merupakan Allah yang bisa murka tetapi Ia (Allah) pun Hakim yang adil. Jadi tenanglah karena kita mempunyai Hakim di atas segala hakim.

Dari beberapa Ayat-ayat atau firman tuhan dari beberapa keyakinan yang dianut, maka kita sebagai makhluk yang beragama dan berkeyakinan kepada Allah (Tuhan Yang Maha Esa) untuk selalu bersabar atas segala macam kondisi apapun.

Adapun Tips dan Trik menurut saya agar kita untuk senantiasa bersabar dalam kondisi apapun yaitu:

  • Mendekatkan diri kepada Allah (Tuhan yang Maha Esa) dengan selalu beribadah dan menjalankan perintah-perintah dariNYA.
  • Selalu berfikir positif dan memandang bahwa setiap cobaan pasti ada hikmah dan tujuannya sendiri bagi kita selaku umat beragama dan berkeyakinan.
  • Berusaha untuk menempatkan pemikiran bahwa “Seseorang kalo sedang diuji berarti Tuhan lagi menaikan derajat dia (hambanya) di mata para manusia”

Pengertian Syukur

Dalam Agama Islam dan Agama Kristen ataupun agama yang lainnya, sering kita jumpai atau pernah kita mendengar nasihat dari para pemuka agama untuk selalu mengajak para pendengarnya untuk selalu mengucapkan rasa syukur kepada Allah (Tuhan Yang Maha Esa). Namun, apakah kita mengetahui definisi dari rasa Syukur tersebut?

Secara garis besar rasa Syukur adalah suatu bukti rasa cinta seorang hamba Allah atas segala karunia dan nikmat yang telah Tuhan berikan kepada dirinya. Maka dari itu arti dari Bersyukur adalah suatu tindakan atau reaksi yang menunjukan seorang hamba Allah cinta atas segala nikmat yang telah Tuhan berikan kepada dirinya.

Di dalam Agama Islam maupun Agama Kristen ataupun Agama lainnya, banyak sekali ayat-ayat suci Alquran ataupun Firman-Firman Tuhan dari kitab yang menjelaskan tentang rasa Syukur antara lain:

  1. Dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 152, Allah berfirman, “Maka ingatlah kamu Kepada-Ku (Allah), niscaya Aku (Allah) ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku (Allah), dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.
  2. Dalam Al-Quran Surat Ibrahim ayat 7, Allah berfirman, “Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan nikmat-Ku kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih.
  3. Dalam Al-Kitab Ibrani 13 Ayat 15-16, Tuhan berfirman, “sebab itu marilah kita, oleh Dia (Tuhan), senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberikan bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
  4. Dalam Al-Kitab Mazmur 56 ayat 9, Tuhan berfirman, “Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyurkannya di depan orang-orang yang Kau-kasihi.

Adapun tips dan trik agar kita selalu menjadi orang yang bersyukur berdasarkan ayat-ayat suci atau firman tuhan antara lain sebagai berikut:

  • Selalu deket dengan Ajaran Tuhan Yang Maha Esa. karena, dengan mendekatkan diri kepada ajaran Tuhan, maka kita bisa terhindar dari kejahatan-kejahatan yang ada disekitar kita.
  • Selalu tampil apa adanya (tidak berlebihan) dalam segala macam apapun.
  • Selalu mengucapkan rasa syukur setelah melakukan berbagai aktivitas.
  • Selalu memandang ke bawah (orang-orang yang berada dibawah ini) agar kita selalu termotivasi untuk selalu bersyukur dan berbuat baik kepada sesama.

Dari sekian banyak materi yang saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga kalian selalu menjadi orang yang bertitle S2 (Sabar dan Syukur). Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca. God Bless For Us.