MENGENAL TIPE KEDUA “SI PENOLONG” PADA METODE ENNEAGRAM

Halo sobat pena ilmu, bagaimana kabarnya hari ini? Saya harap dalam keadaan baik-baik saja yaa….

Pada kesempatan sebelumnya, saya sudah menjelaskan mengenai karakteristik dari Tipe Pertama yaitu “Si Perfeksionis”.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan melanjutkan kembali membahas tipe kedua yaitu “Si Penolong” pada metode Enneagram. Jadi… mari kita mulaikan!!

Yuk Mengenal Tipe Kedua; Si Penolong

See the source image

Pada tipe kedua ini, biasanya muncul karena adanya movitasi oleh kebutuhan untuk dicintai, dihargai, dan untuk mengekspresikan perasaan positif mereka kepada orang lain, jadi sangat berbeda dengan dengan tipe pertama yaitu “Si Perfeksionis” yang muncul karena adanya kebutuhan untuk diakui oleh semua orang. Hehehehe….

Sama seperti si tipe pertama; Si Perfeksionis, ternyata menjadi seorang yang bertipe “penolong” ini mempunyai sisi terbaik dan sisi terburuknya lho sobat pena ilmu, yaitu;

Sisi Terbaik dari Tipe Kedua:

  • Merupakan pribadi yang saling mengasihi
  • Pribadi yang suka memerhatikan orang lain
  • Bisa beradaptasi
  • Pribadi yang berwawasan
  • Pribadi yang murah hati, dan 
  • Pribadi yang antusias (memiliki semangat)
  • Mempunyai sifat empati yang cukup tinggi

Sisi Terburuk dari Tipe Kedua:

  • Pribadi yang enggan berterus terang
  • Pribadi yang manipulatif (bisa membohongi dirinya sendiri)
  • Pribadi yang posesif
  • Pribadi yang histeris (suka dramatisir/berlebihan dalam berekspresi), dan
  • Pribadi yang gampang sekali dipengaruhi oleh orang lain
  • Pribadi yang terlalu membuka diri.

Jika teman kita ternyata merupakan Tipe Kedua ini, bagaimana cara kita untuk bergaul dengannya???

See the source image

Agar kita bisa bergaul atau berteman dengan teman kita yang ternyata memiliki sifat seperti tipe kedua ini, maka ada beberapa tips dan saran yang dituliskan oleh Renee Baron dan Elizabeth Wagele dalam buku yang mereka tulis, antara lain;

  • Cobalah untuk menghargai usaha yang dilakukan oleh “Si Penolong” kepada kita. Itu akan membuat dia senang.
  • Tunjukan bahwa sebenarnya dia istimewa dan penting bagi kehidupan kita.
  • Jika dia melakukan kesalahan, maka kritiklah dia dengan lemah lembut.
  • Jikalau dia mempunyai masalah, cobalah kalian peduli dengan masalah yang ia punya. Jangan sampe sebaliknya, yang punya masalah malah fokus ke masalah yang kamu punya.

Dalam kehidupan sehari-hari, hal-hal apa saja yang diinginkan dan tidak diinginkan dari “Si Penolong” ini

Dalam kehidupan bergaul versi tipe kedua “Si Penolong” ini, dia hanya ingin mempunyai seseorang yang penuh perhatian, dapat menghargai dirinya sendiri dan orang lain, pribadi yang murah hati, hangat, dan pribadi yang jenaka.

Sedangkan hal yang tidak ingin diterima dalam kehidupan bergaul versi tipe kedua “Si Penolong” ini, yaitu Pribadi yang posesif dan tidak tulus dalam melakukan sesuatu.

Senang dan Susahnya menjadi pribadi yang bertipe “Penolong”

See the source image

Dalam kehidupan ini, pasti ada saatnya seseorang memiliki kondisi senang dan susah, begitupun dengan kalian yang bertipe ini, mungkin kalian pernah merasakan senang dan susahnya bertipe kedua ini “Si Penolong”, antara lain;

Senangnya menjadi “Si Penolong”

  • Mudah bergaul dan berteman
  • Tahu apa yang dibutuhkan orang dan dapat menjadikan hidup mereka lebih baik
  • Murah hati, perhatian, dan hangat
  • Sensitif, dan dapat menangkap perasaan orang lain.
  • Antusias dan menyenangkan, memiliki selera humor yang bagus

Susahnya menjadi “Si Penolong”

  • Tidak bisa berkata “Tidak”.
  • Kurang menghormati / menghargai diri sendiri
  • Merasa terbebani, karena terlalu banyak berbuat untuk orang lain.
  • Tidak melakukan sesuatu yang benar-benar dia sukai untuk dirinya sendiri karena khawatir dicap egois oleh teman-temannya.
  • Mencela diri sendiri karena tidak mencintai sebesar yang seharusnya.  

Bagaimana dengan perjalanan karier Tipe Kedua ini

See the source image

Dalam kehidupan karier, Tipe kedua cenderung lebih memilih untuk berkecimpung dalam pekerjaan yang berhubungan dengan orang, khususnya profesi yang memberikan bantuan kepada orang lain, seperti konselor (orang yang ahli dibidang konseling/penyuluhan), guru, dan petugs kesehatan. Tipe kedua yang cenderung sifatnya Ekstrovert kadang bekerja di bawah sorotan kamera misalnya sebagai aktris, aktor, dan pembawa acara motivasional. Ada juga yang bekerja dalam sektor jual-beli dan membantu orang lain seperti resepsionis, sekretaris, asisten, dekorator, dan konsultan busana

Bagaimana dengan waktu senggang? apakah seseorang yang bertipe ini bisa menikmati waktu senggangnya?

See the source image

Sebagaian orang pasti akan menghabiskan uang dan waktunya untuk pergi liburan pada saat waktu senggang. Namun, berbeda hal dengan si tipe kedua alias “Si Penolong” ini lho sobat pena ilmu.

Bagi tipe ini “Si Penolong”, waktu senggang merupakan waktu yang cocok untuk bersosialisasi dengan keluarga atau teman, merawat anak-anak, menciptakan suasana rumah yang hangat dan nyaman, berkebun, membaca, bekerja di organisasi amal, mencari pengalaman baru di lingkungan yang berbeda, dan menggali khazanah batinnya.

Tips dan Saran bagi kalian yang bertipe ‘Si penolong”

See the source image
  1. Dalam Menghargai Diri Sendiri

Dalam hal menghargai diri sendiri, kalian yang termasuk tipe kedua sebaiknya;

  • Ikut serta dalam kegiatan yang menyenangkan dan memberikan kepuasan khususnya kepuasan tersendiri.
  • Rutinlah berolahraga, meditasi, dan jalan-jalan sendirian untuk mengembalikan fokus pada diri kalian sendiri.
  • Pergilah ke seorang konselor secara berkala guna menceritakan keluh kesah yang kalian simpan selama ini.
  • Hargailah yang kalian miliki, untuk mengalihkan perhatian ke hal yang tidak kalian miliki.

2. Dalam Hal Keasertifan

Karena, Tipe ini merupakan tipe yang suka menolong orang dan tidak bisa berkata “tidak”, maka kalian yang merasa bertipe penolong, sebaiknya kalian lakukan;

  • Buatlah batasan, cobalah untuk berkata “tidak” ketika kalian dimintai sesuatu yang membuat kalian merasa tertekan karena ada permintaan tersebut.
  • Kenalilah perasaan marah yang kalian miliki. Terkadang tipe ini merasa begitu tak berdaya dan bersedih, alih-alih menyelesaikan langsung apa yang sesungguhnya membuat kalian marah.
  • Tulis setiap hari, hal-hal yang membuat kalian marah agar menjadi pribadi yang waspada.
  • Jika kalian merasa tidak diperlakukan dengan adil atau dimanfaatkan orang lain, utarakan langsung dengan sewajar mungkin.

3.Dalam hal pergaulan

Dalam hal bekerja, sobat pena ilmu yang termasuk ke dalam Tipe kedua ini. Sebaiknya kalian melakukan;

  • Cobalah menjadi diri sendiri, bukan pribadi lain yang diinginkan orang lain.
  • Tahan diri kalian untuk menawarkan bantuan atau memberikan saran kepada orang lain, sampe orang lain yang membutuhkan saran atau bantuan tersebut. Sehingga kita terhindar dari pribadi yang dimanfaatkan semata oleh orang lain.
  • Jangan terlalu banyak memberi sesuatu kepada orang lain.
  • Jika orang lain menawarkan bantuan kepada kita, maka terima tawaran tersebut.

4.Dalam hal saling membutuhkan,

Dalam hal ini, sobat pena ilmu yang termasuk ke dalam Tipe ini, sebaiknya kalian melakukan;

  • Jangan tergesa-gesa saat memasuki pergaulan baru. Carilah informasi, bersikaplah objektif.
  • Hindarilah hubungan dengan orang yang banyak membutuhkan kalian sementara dia sendiri tidak punya waktu untuk menghabiskan waktu bersama-sama. Jalinlah pertemanan dan kemitraaan yang wajar-wajar saja.
  • Jangan bersikap seperti superhero yang menyelamatkan banyak orang dengan kekuatan sendiri. Jadinya pribadi yang biasa-biasa saja, yang mengerti batasan diri sendiri.
  • Belajarlah untuk bersikap tega terhadap kesalahan yang orang lain perbuat. Biarkan orang lain yang bertanggung jawab atas perilakunya sendiri.
  • Jangan tergesa-gesa menjalin hubungan baru ketika yang lama berakhir. Luangkan waktu untuk merenungkan, mengapa hubungan tersebut tidak berjalan dengan baik. Kenalilah diri kalian sendiri, dan kembangkan minat yang kalian miliki.

5. Dalam hal bekerja,

Dalam hal bekerja, bagi kalian yang bertipe “Si Penolong”, sebaiknya kalian melakukan;

  • Pada saat kalian bekerja, buatlah batasan sehingga kalian tidak perlu mengerjakan lebih dari yang seharusnya.
  • Bangun keasertifan dan objektivitas.
  • Cari pekerjaan yang cocok dengan kepribadian, minat, dan pelatihan yang kalian terima.

Nah, jadi seperti itu yaa penjelasan mengenai Tipe yang kedua yaitu “Si Penolong” pada metode Enneagram ini.

Memang, menolong orang lain merupakan suatu hal yang patut dicontoh sebagai manusia sosial dan merupakan hal yang baik pula. Tetapi jangan sampai hal baik yang kita lakukan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawa

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan jangan lupa untuk stay tune yaa. Soalnya masih banyak artikel yang ingin saya sebarkan kepada sobat pena ilmu sekalian.

God Bless For Us.

Sumber : Buku “Mengenal 9 Tipe Kepribadian Manusia dengan Lebih Asyik”, Karya Renee Baron dan Elizabeth Wagele

MENGENAL TIPE PERTAMA “SI PERFEKSIONIS” PADA METODE ENNEAGRAM

Halo sobat pena ilmu, bagaimana kabarnya hari ini? Saya harap dalam keadaan baik-baik saja yaa….

Seperti yang sudah saya janjikan kepada para pembaca, saya akan membahas lebih detail mengenai metode pengenalan kepribadian manusia yang bernama “Enneagram”.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai setiap tipe dari kesembilan tipe yang terdapat pada metode Enneagram ini. Jadi… mari kita mulaikan!!

Yuk Mengenal Tipe Pertama; Si Perfeksionis

See the source image

Pada tipe pertama ini, biasanya muncul karena adanya movitasi oleh kebutuhan untuk menjalani hidup dengan benar, termasuk memperbaiki diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

Pada tipe satu ini, ternyata mempunyai sisi yang Terbaik dan sisi yang Terburuknya lho sobat pena ilmu, antara lain:

Sisi Terbaik dari Tipe Pertama

  • Dapat memegang etika
  • Pribadi yang bisa diandalkan
  • Pribadi yang produktif
  • Bijaksana
  • Termasuk pribadi yang idealis
  • Pribadi yang adil
  • Jujur
  • Pribadi yang teratur dalam segala hal, dan
  • Pribadi yang disiplin, khususnya terhadap dirinya sendiri

Sisi Terburuk dari Tipe Pertama

  • Termasuk pribadi yang menghakimi
  • Tipikal pribadi yang tidak luwes
  • Dogmatis
  • Pribadi yang obsetif-kompulsif
  • Suka mengkritik orang lain.
  • Pribadi yang terlalu serius
  • Ingin menjadi pribadi yang menguasai
  • Termasuk pribadi yang gelisah, dan
  • Pribadi yang mempunyai rasa iri.

Jika teman kita ternyata merupakan Tipe Pertama ini, bagiamana cara kita untuk bergaul dengannya???

See the source image

Menurut buku yang ditulis oleh Renee Baron dan Elizabeth Wagele, mereka memberikan tips dan cara agar kita bisa bergaul dengan “Si perfeksionis” ini, yaitu:

  • Lakukan yang menjadi pekerjaan dan tanggung jawabmu, jangan sampai si “tipe satu” ini mengerjakan semua pekerjaanmu.
  • Usahakan kamu selalu mengakui setiap prestasi “si tipe satu” ini. Soalnya karakteristik tipe ini, memang harus selalu diakui agar dia merasa senang.
  • Biasanya tipe ini keras terhadap dirinya sendiri, jadi kamu sebagai teman nya tidak perlu merasa khawatir. Dia pasti baik-baik saja.
  • Usahakan kamu bersikap adil dan penuh perhatian terhadap tipe satu ini.
  • “Si tipe satu” merupakan pribadi yang menjunjung tinggi kejujuran. Jadi seadainya kamu berbuat kesalahan, maka minta maaflah segera kepadanya. Itu akan jauh lebih membantu dia, dibandingkan kamu diam-diam aja.
  • Jika “si tipe satu” merasa cemas akan pekerjaannya, maka kamu sebagai temannya hal yang pertama yang sebaiknya kamu lakukan yaitu mendengarkan kecemasan yang dia rasakan, kemudian usahakan untuk membuat dia rileks dengan cara memberikan sedikit guyonan/becandaan agar dia bisa kembali seperti biasa.

Bagaimana cara kita agar bisa diterima dalam pergaulan versi Tipe Pertama ini alias “Si Perfeksionis”

See the source image

Dalam bergaul dengan “Si perfeksionis” ini, yang terbaik menurut Tipe pertama ini adalah memiliki seseorang yang setia, berdedikasi, penuh pertimbangan, dan suka membantu. Mereka juga ingin mempunyai seseorang yang tidak berat sebelah dan memiliki selera humor bagus.

Tetapi, dalam kehidupan bergaul versi Tipe Satu “Si Perfeksionis” mempunyai sisi terburuknya lho sobat pena ilmu. Dalam bergaul Tipe Satu suka mengkritik, suka berdebat, mempersoalkan hal-hal remeh, dan tidak mau berkompromi. Mereka miliki ekspetasi yang tinggi terhadap orang lain.

Bagaimana dengan perjalanan karier Si Tipe Pertama “Si Perfeksionis” ini

See the source image

Dalam kehidupan karier, Tipe satu memiliki budaya kerja yang efisien, teratur, selalu merampungkan tugas, mempunyai kemampuan analitis tinggi dan cenderung keras hati. Maka tidak heran, tipe satu selalu menduduki jabatan pada bidang manajemen, sains, dan hukum.

Karena tipe pertama ini bekerja dengan professional, jujur dan mengikuti etika bekerja, maka kamu sebagai temannya bisa mempercayakannya sebagai wakil bisnis atau partner dalam berbisnis.

MENGENAL ENEAGRAM; SALAH SATU METODE UNTUK MENGETAHUI KEPRIBADIAN MANUSIA MELALUI CARA YANG MENGASYIKKAN

Halo sobat pena ilmu, bagaimana kabarnya hari ini? saya harap dalam keadaan baik-baik saja yaa.

Dalam dunia psikologi, istilah kepribadian seseorang biasanya menyangkut dengan sifat, perilaku, dan tingkah laku seseorang yang ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menentukan atau mengenal kepribadian seseorang, biasanya seorang psikolog (orang yang ahli di bidang psikologi) mempunyai berbagai cara, salah satunya menggunakan metode Eneagram. 

Metode Eneagram secara garis besar, merupakan metode untuk mengenal kepribadian orang dengan menggunakan sembilan (9) titik sebagai acuannya. Metode ini, biasanya digunakan oleh para ahli di bidang psikologi untuk menentukan kepribadian seseorang melalui 9 titik atau tipe kepribadian. Yang menjadi pertanyaan, apakah kita (yang bukan seorang psikolog),bisa menerapkan metode Eneagram ini? Jawabannya tentu bisa dong.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai metode eneagram ini.

MENGENAL ISTILAH ENNEAGRAM

Eneagram adalah studi tentang sembilan tipe dasar manusia. Studi ini memberi penjelasan mengapa perilaku kita seperti ini dan memberi pengarahan tertentu bagi pertumbungan seseorang. Singkat kata, Eneagram merupakan sarana penting untuk mengembangkan hubungan dengan keluarga, teman, dan mitra kerja.

Metode Eneagram (dibaca eni~e~grem) digambarkan dengan suatu lingkaran yang berisi dan berbentuk bintang bertitik sembilan. Dalam bahasa yunani, Ennea adalah angka sembilan, dan Gram artinya “sebuah gambar”. Jadi, Enneagram berarti, “sebuah gambar bertitik sembilan”.

Gambar Enneagram

ASAL USUL ENNEAGRAM

Cikal bakal atau asal usul adanya Eneagram telah ada sejak ratusan tahun lalu. Asal usul persisnya tidak diketahiui, namun ia diyakini telah diajarkan secara lisan dalam kelompok Sufi rahasia di Timur Tengah. Guru mistis Russia, G.I Gurdjieff mengenalkan studi ini ke Eropa pada tahun 1920-an, dan akhirnya sampai di AS sekitar tahun 1960-an.

MANFAAT METODE ENNEAGRAM

Manfaat dari menggunakan metode Enneagram ini antara lain;

  1. Kita dapat lebih memahami orang lain dan mempelajari pola perilaku diri kita sendiri, sehingga kita bisa memandang kehidupan ini dari sudut pandang yang lebih luas. 
  2. Bisa menemukan motivasi untuk bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.
  3. Dengan mempelajari metode Enneagram ini, kita mulai dapat “mengklasifikasikan” seseorang sesuai dengan tipe-tipe yang terdapat dalam metode ini. Tetapi saya menyarankan sobat pena ilmu untuk menyimpan saja prediksi itu untuk diri kalian sendiri dan tetap berpikiran terbuka.

GAMBARAN RINGKAS KESEMBILAN TIPE “ENNEAGRAM”

Gambar Enneagram

Adapun Kesembilan tipe yang terdapat pada Enneagram ini meliputi;

  1. Perfeksionis; pribadi yang mempunyai sikap yang realistis, penuh pertimbangan, dan memegang prinsip. Mereka berusaha menjalani hidup dengan standar ideal yang tinggi
  2. Penolong; pribadi yang memiliki perasaan hangat, peduli, mengasuh dan peka terhadap kebuthan orang lain
  3. Pengejar prestasi; pribadi yang energik, optimis, percaya diri, dan berorientasi pada tujuan.
  4. Romantis; pribadi yang memiliki perasaan yang peka, pribadi yang hangat dan pengertian.
  5. Pengamat; pribadi yang memiliki suatu kebutuhan akan pengetahuan, dan adalah pribadi yang introver, penuh rasa ingin tahu, analitis, dan berwawasan.
  6. Pencemas; pribadi yang bertanggung jawab, bisa dipercaya, dan menjunjung tinggi kesetiaan pada keluarga, teman, kelompok, dan alasan-alasan, biasanya tipe ini memiliki jiwa yang menarik perhatian, kaku, berani mengungkapkan pikirannya dan melawan.
  7. Petualang; pribadi yang energik, penuh vitalitas,  dan jiwa optimis. Orang-orang bertipe ini ingin memberikan sumbangsih bagi dunia.
  8. Pejuang; pribadi yang berterus terang, mengandalkan diri sendiri, percaya diri, dan protektif.
  9. Pendamai; pribadi yang memiliki jiwa mudah menerima, suka menyenangkan orang lain, dan memiliki semangat untuk mendukung. Pribadi semacam ini mencoba menyatu dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Nah, dari kesembilan tipe pribadi ini, menurut sobat pena ilmu, kalian lebih sesuai dengan tipe yang keberapa? Hehehhe…

Next time, saya akan menjelaskan lebih detail satu per satu dari kesembilan tipe yang terdapat pada metode enneagram ini.

Jadi stay tune yaa sobat pena ilmu sampai artikel yang baru diupdate.

Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini. God Bless For Us.

Sumber : Buku “Eneagram”, Karya Renee Baron dan Elizabeth Wagele

ANTARA MENABUNG DAN INVESTASI, MANAKAH YANG PALING UNTUNG???

Halo Sobat Pena Ilmu, Bagaimana kabarnya hari ini? Saya harap selalu dalam keadaan baik-baik saja yaa.

Kita pasti sejak dari kecil sudah ditanamkan mindset atau pemikiran oleh orang tua kita untuk selalu menabung dari uang sisa jajan kita sehari, kegiatan menabung ini bisa kita lakukan kapanpun, dimanapun, dan tidak mengenal besaran uang yang ditabung. Sehingga, berkat dari mindset itulah kita bisa menjadi pribadi yang selalu menerapkan prinsip menabung sampai saat ini. Dan beruntunglah orang-orang yang selalu menerapkan prinsip menabung sejak dini apalagi di masa yang serba susah saat ini dikarenakan ada pandemi virus Covid 19.

Bertahun-tahun berikutnya, muncullah istilah yang baru, mungkin sebagian orang sudah mendengar ada istilah ini yaitu Investasi. Secara umum, investasi adalah kegiatan penanaman aset atau dana yang dilakukan oleh seseorang atau perusahaan untuk jangka waktu tertentu dan untuk mendapatkan hasil dari kegiatan yang dilakukan.

Banyak dari tokoh-tokoh dunia yang berhasil menjadi miliarder berkat Investasi ini, salah satunya Warren Buffet, yang melakukan investasi saham coca cola selama bertahun-tahun, sehingga berkat hasil investasinya tersebut, membuat dia menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Berkat kisah keberhasilannya tersebut, membuat banyak pihak ingin mengikuti cara Warren Buffet untuk menjadi salah satu orang terkaya di dunia melalui investasi.

Tetapi, seperti pisau bermata dua, investasi bisa menjadi alat yang sangat menguntungkan dan bisa menjadi alat yang sangat mematikan bagi seseorang yang kurang paham mengenai teknis dari investasi ini.

Maka tak jarang, kehidupan seseorang bisa berubah menjadi 1800 jika sudah menguasai kegiatan investasi ini. Maka dari itu, di kesempatan kali ini, saya akan melakukan perbandingan antara Menabung dengan Investasi berdasarkan hal-hal yang cukup relevan (berhubungan) dengan kedua istilah tersebut. Dimana hasil akhir, akan saya lempar kembali ke para pembaca sebagai tindakan terakhir. Mari kita mulaikan!!!!

HAL PERTAMA: BENTUK DAN JENIS PRODUK

See the source image
Ilustrasi

Hal pertama yang harus kita ketahui dalam memutuskan apakah kita akan melakukan investasi atau menabung yaitu dalam hal produk yang tersedia di kedua istilah tersebut.

Dalam kegiatan menabung, biasanya produk utama yang ditabung biasanya berbentuk uang yang bisa disimpan dimana saja, mulai dari celengan sampai ke dalam bentuk tabungan. Sedangkan, dalam kegiatan berinvestasi, produk yang diinvestasikan ada bermacam-macam mulai dari Reksa Dana, Saham, Obligasi, Surat Berharga Negara (SBN), Crypto atau BitCoin, Properti, dan Tanah. Dimana masing-masing dari produk tersebut memiliki risiko yang berbeda-beda pula.

HAL KEDUA : KEMUDAHAN AKSES

See the source image
Ilustrasi

Dalam kegiatan menabung, akses yang diberikan sangat mudah. Mulai bisa dilakukan oleh diri sendiri atau melalui beberapa bank yang menyediakan fasilitas tabungan, dan persyaratan untuk melakukannya terbilang cukup mudah (bagi yang ingin menabung di bank). Salah satu kemudahan akses pada saat menabung yaitu pada saat penarikan uang yang bebas kapan saja dan dimana saja asalkan ada ATM / tempat penarikan uang (bagi yang ingin menabung di bank), bagi yang melakukannya secara individu bisa langsung potong aja celengannya. Hehehehe…..

Sedangkan dalam kegiatan investasi, akses yang diberikan cukup mudah, apalagi banyak bank atau lembaga keuangan yang menyediakan akses ini, salah satunya Bank Mandiri yang mempunyai wadah bagi para investor (orang yang melakukan investasi) yaitu Mandiri Sekuritas. Tetapi, yang menjadi masalah bagi para investor yaitu pada saat mengambil uang tersebut harus sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh Bank tersebut. Jadi tidak bisa diambil sewaktu-waktu membutuhkan uang tersebut.

HAL KETIGA : KEUNTUNGAN

See the source image
Ilustasi

Berbicara mengenai keuntungan memang tidak ada habisnya terlebih dalam memilih kegiatan berinvestasi atau menabung.

Dalam kegiatan menabung, khususnya dalam hal keuntungan, cenderung keuntungannya relatif tidak terlalu signifikan (melonjak tajam) atau bisa dibilang keuntungan kecil (jika menabung di bank), sama hal-hal dengan menabung secara individu melalui celengan, justru keuntungan dari hasil menabung tersebut bisa dibilang tidak ada, karena tidak ada tambahan keuntungan, hanya berasal dari sisa hasil uang harian saja.

Berbeda hal dengan kegiatan investasi, yang mempunyai tingkat keuntunganya bisa mencapai 100% bahkan bisa lebih tergantung produk investasi yang dipilih, salah satu instrument atau produk investasi yang memiliki keuntungan tertinggi yaitu investasi saham.

HAL KEEMPAT : RISIKO KERUGIAN

See the source image
Ilustrasi

Berbicara mengenai kerugian memang tidak ada habisnya terlebih dalam memilih kegiatan berinvestasi atau menabung.

Dalam kegiatan menabung, risiko yang ditanggung oleh konsumen sejauh ini bisa dibilang cukup kecil, selagi Bank yang menyelenggarakan program tabungan memiliki predikat yang cukup bagus dan dikenal oleh masyarakat. Jadi risiko kehilangan uang atau sejenisnya dibisa di antisipasi dengan baik.

Berbeda 1800 dengan kegiatan investasi, yang memiliki risiko pada setiap produk investasi, mulai dari risiko terendah sampai tertinggi. Risiko terendah dipegang oleh produk investasi Emas, sedangkan risiko tertinggi dipegang oleh produk investasi Saham.

HAL KELIMA : TUJUAN

See the source image
Ilustrasi

Setelah kita membandingkan kegiatan menabung dan investasi, maka kurang lengkap kita membandingkan tujuan seseorang dalam melakukan kegiatan menabung dan berinvestasi.

Dalam kegiatan menabung, tujuan seseorang melakukan kegiatan tersebut, hanya untuk menyiapkan dana darurat yang bisa dipakai jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang diinginkan.

Berbeda dengan kegiatan berinvestasi, tujuan seseorang melakukan kegiatan tersebut, bisa bermacam-macam seperti ingin merasakan keuntungan, ingin mengamati pergerakan pasar modal, atau hanya ingin merasakan sensasi atau pengalaman berinvestasi.

Dari beberapa hal yang sudah saya bahas mengenai istilah Menabung dan Investasi. Kira-kira menurut para pembaca lebih untungan mana? Apakah Menabung? Atau Berinventasi? Silakan tulis jawaban kamu dikolom komentar yaa.

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Semoga kita selalu dalam keadaan baik-baik saja. God Bless For Us.

MENGENAL ISTILAH PENGELUARAN TAK TERLACAK “MYSTERY SPENDING”

Hallo Sobat Pena Ilmu. Bagaimana kabarnya hari ini ? Saya harap selalu dalam keadaan baik-baik saya.

Kita sebagai makhluk sosial secara langsung atau tidak langsung pernah membeli berbagai macam produk yang kita inginkan asal kita memiliki cukup uang untuk membeli dan kita juga tau barang apa yang ingin kita beli atau perlukan dengan uang tersebut.

Tetapi, ada satu kondisi dimana, kalian memiliki uang yang cukup banyak, namun secara tidak sadar duit yang kalian punya sudah tiba-tiba habis entah pergi kemana tuh uangnya, padahal kalian merasa cukup berhemat atau pilih-pilih dalam hal belanja.

Kita ambil contoh seperti ini: Si A dalam sebulan memiliki uang sebesar 2 Juta, namun seiring berjalannya waktu dia kaget ketika membuka isi dompet uang nya tinggal 50 ribu saja. Padahal menurut dia, dia hanya membeli kebutuhan atau barang-barang yang ia perlukan saja dan dia selalu mencatat segala pengeluaran yang ia keluarkan, juga menurut dia pengeluaran yang biasa ia keluar per bulan hanya 1,5 juta saja, kenapa jadi membengkak pengeluarannya jadi tinggal 50 ribu saja.

berkaca dari contoh diatas, ada salah satu istilah yang asing di telinga kita yaitu Pengeluaran Tak Terlacak / The Mystery Spending

PENGERTIAN PENGELUARAN TAK TERLACAK

See the source image

Pengeluaran Tak Terlacak / Mystery Spending didefinisikan sebagai uang tunai yang dikeluarkan namun konsumen tidak yakin atau tidak mengetahui untuk apa uang tersebut digunakan. Singkatnya, konsumen secara tidak sadar kemana uang itu keluar buat keperluan apa aja.

Berdasarkan hasil survei perusahaan riset internasioanl YouGov bersama Visi, Setiap minggunya lebih dari Rp 440.000 dana orang indonesia tak terlacak kemana pengeluaran tersebut pergi. Yang mayoritas orang yang terkena Mystery Spending yaitu orang indonesia yang berusia 45 – 54 Tahun.

Tak hanya di Indonesia yang terkena Mystery Spending, ada 4 negara yang memiliki persentasi terbesar dalam hal Mystery Spending antara lain:

  1. Thailand
  2. China
  3. India
  4. Indonesia

LANTAS APA SAJA YANG MEMBUAT SESEORANG MENGALAMI PENGELUARAN TAK TERLACAK ATAU MYSTERY SPENDING INI???

1. Sakit

See the source image

Tidak ada orang yang tidak pernah sakit dan tidak ada juga orang yang dapat memprediksi kapan ia akan jatuh sakit. Penyakit bisa datang kapan saja, baik ketika kita sedang banyak uang ataupun kurang uang. Pengobatan pun tidak selalu murah. Oleh karena itu, kita harus berjaga-jaga dengan uang kita. Dan yang terpenting, selalu gembira ya, karena hati yang gembira adalah obat yang paling manjur.

2. Musibah

See the source image

Sama halnya seperti penyakit, musibah datang tanpa ada perencanaan. Ketika bencana datang, pengeluaran yang harus dikeluarkan menjadi besar. Masalah akan semakin runyam ketika kamu tidak memiliki uang untuk menyelesaikannya. Musibah yang dimaksud adalah seperti kebakaran rumah, kendaraan rusak, kebanjiran, dll.

3. Barang Diskon

See the source image

Potongan harga sungguh sangat menggoda, apalagi jika barang itu sudah lama kita incar. Saat itulah kita harus mengambil keputusan yang berat, yaitu untuk tetap menahan diri karena itu bukan kebutuhan, atau beli saja karena kesempatan tidak datang dua kali. Apapun pilihan kamu, pikir dahulu sebelum membeli. Ingat bagaimana kondisi keuanganmu, dan seberapa butuh kamu akan barang tersebut. Jangan sampai menyesal setelah membeli.

4. Pulsa Telepon Seluler

See the source image

Biaya untuk pulsa seringkali membengkak karena terkadang secara tidak sadar kita memakainya untuk hal-hal yang tidak berguna. Pulsa biasanya dianggap sepele sehingga kita tidak berpikir sebelum menggunakannya. Hal ini yang membuat pulsa membengkak. Pakailah pulsa untuk hal-hal yang perlu, missal untuk menelepon orang tua, membicarakan hal-hal penting, dan jika tidak penting gunakan cara komunikasi yang lebih murah, bahkan gratis.

5. Traktiran

See the source image

Pengeluaran untuk hal ini biasanya terjadi di bulan ulang tahun kamu. Ketika momen bahagia itu datang biasanya kita ingin merayakannya bersama keluarga dan teman-teman terdekat. Tentunya untuk melakukan perayaan harus ada uang yang dibayarkan. Tapi ingat, traktiran itu tidak harus mahal, carilah tempat yang sesuai kantong, atau jika kamu tidak punya uang, sekedar ngumpul bareng juga bisa kok. Kebersamaan itu yang paling penting, kan?

6. Hobi

Ini dia pengeluaran yang biasanya suka kebablasan. Melakukan hobi memang sangat menyenangkan, saking menyenangkannya, hal ini bisa membuat kita lupa tentang bagaimana kondisi kantong kita. Sifat yang ingin terus memuaskan hasrat kita ini dapat berdampak buruk pada hidup kita nantinya. Ketika uang sudah habis karena semua terpakai untuk menyalurkan hobi. Lebih baik, anggarkan sebagian uang untuk disalurkan ke hobi kamu setiap bulannya, sehingga pengeluaran dapat lebih dikontrol.

7. Memberikan Hadiah dan sumbangan

Sebagai manusia, tentu sifat berbagi sangat perlu. Hal ini juga merupakan sumber pengeluaran tak terduga setiap bulannya. Ketika diundang ke pesta pernikahan teman, memberikan hadiah merupakan hal yang sangat lazim. Memang kita harus memberikan hadiah, tetapi hadiah itu harus yang sesuai dengan kemampuan kamu. Jangan berkaca pada orang yang lebih tinggi status sosialnya dari kamu dengan alasan gengsi karena hal itu hanya membuat uang kamu habis. Ingat, selalu memberi dari apa yang kamu miliki.

Jadi seperti itu yaa sobat Pena Ilmu, memang kita sebagai makhluk sosial tidak bisa terlepas dari yang namanya pengeluaran, tetapi alangkah baiknya kita juga harus mengkontrol pengeluaran diri kita agar kita bisa tau kemana arus pengeluaran dan bisa lebih cermat lagi untuk me-manage keuangan kita.

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca, semoga kita semua menjadi orang yang lebih baik lagi dalam mengatur keuangan kita. God Bless For Us.

CARA MENJADI PRIBADI BERTITLE S2 “SABAR dan SYUKUR” DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Halo Sobat Pena Ilmu, bagaimana kabarnya? semoga kita semua dalam keadaan baik-baik saja yaa.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pastinya selalu mendapatkan berbagai macam cobaan dan nikmat dari segala arah yang kita tidak pernah ketahui. Apalagi ditengah kondisi saat ini, dimana banyak sekali peristiwa yang membuat kita harus lebih bisa menjalani hidup sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam setiap keyakinan beragama, para pemuka agama selalu menasihati kita sebagai umat atau kaum yang beriman kepada Allah dan kepada para utusan (Malaikat dan para nabi – rasul). Untuk bisa menjalani hidup lebih baik dengan memegang erat 2 Prinsip ini yaitu Sabar dan Syukur.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini. Saya akan menjelaskan dan memberikan tips dan tips agar kita bisa selalu menerapkan kedua prinsip tersebut. Yang pasti berdasarkan dalil-dali atau firman tuhan dari berbagai agama yang ada di indonesia, saya ambil contoh 2 agama terbesar di indonesia yaitu Agama Islam dan Agama Kristen.

Pengertian Sabar

Sabar adalah suatu sifat dari dalam diri manusia, dimana ketika seorang manusia dihadapkan dengan berbagai cobaan dia tidak kehilangan jati dirinya sebagai manusia dan justru malah berusaha untuk selalu berpikir tenang, positif, dan berkepala dingin untuk menemukan solusi atas cobaan tersebut sebagai pilar kebahagian dalam menjalani hidup. maka arti dari kata Bersabar adalah tindakan atau reaksi seorang manusia atau hamba Allah terhadap masalah yang sedang ia hadapi (apakah berfikir positif atau justru sebaliknya).

Sikap sabar pula merupakan salah satu sikap yang sangat terpuji dan sangat dicintai Allah (Tuhan Yang Maha Esa). Didalam agama manapun, dijelaskan mengenai sikap sabar antara lain:

  1. Dalam Al-Quran Surat Al-Imran Ayat 186 Allah berfimran, “Kamu pasti akan diuji dengan harta dan dirimu. Dan sungguh kamu pasti akan mendengar banyak hal yang menyakitkan hari dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Dan jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang patut diutamakan.
  2. Dalam Al-Quran Surat Al-Imran Ayat 200 Allah berfimran, “Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga dan bertaqwa kepada Allah agar kamu beruntung.
  3. Dalam Al-Kitab Timotius 2 Ayat 24-25 Tuhan berfirman dalam kitabnya, “Timotius mengatakan bahwa hamba Tuhan tidak boleh bertengkar melainkan harus ramah kepada semua orang. Seorang hamba Tuhan harus cakap mengajar, sabar, dan lemah lembut karena bukan hal yang tidak mungkin bagi Tuhan untuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertobat dan memimpin mereka kembali kepada jalan kebenaran.
  4. Dalam Al-Kitab Mazmur 7 Ayat 11 Tuhan berfirman dalam kitabnya, “Berkata bahwa Allah merupakan Allah yang bisa murka tetapi Ia (Allah) pun Hakim yang adil. Jadi tenanglah karena kita mempunyai Hakim di atas segala hakim.

Dari beberapa Ayat-ayat atau firman tuhan dari beberapa keyakinan yang dianut, maka kita sebagai makhluk yang beragama dan berkeyakinan kepada Allah (Tuhan Yang Maha Esa) untuk selalu bersabar atas segala macam kondisi apapun.

Adapun Tips dan Trik menurut saya agar kita untuk senantiasa bersabar dalam kondisi apapun yaitu:

  • Mendekatkan diri kepada Allah (Tuhan yang Maha Esa) dengan selalu beribadah dan menjalankan perintah-perintah dariNYA.
  • Selalu berfikir positif dan memandang bahwa setiap cobaan pasti ada hikmah dan tujuannya sendiri bagi kita selaku umat beragama dan berkeyakinan.
  • Berusaha untuk menempatkan pemikiran bahwa “Seseorang kalo sedang diuji berarti Tuhan lagi menaikan derajat dia (hambanya) di mata para manusia”

Pengertian Syukur

Dalam Agama Islam dan Agama Kristen ataupun agama yang lainnya, sering kita jumpai atau pernah kita mendengar nasihat dari para pemuka agama untuk selalu mengajak para pendengarnya untuk selalu mengucapkan rasa syukur kepada Allah (Tuhan Yang Maha Esa). Namun, apakah kita mengetahui definisi dari rasa Syukur tersebut?

Secara garis besar rasa Syukur adalah suatu bukti rasa cinta seorang hamba Allah atas segala karunia dan nikmat yang telah Tuhan berikan kepada dirinya. Maka dari itu arti dari Bersyukur adalah suatu tindakan atau reaksi yang menunjukan seorang hamba Allah cinta atas segala nikmat yang telah Tuhan berikan kepada dirinya.

Di dalam Agama Islam maupun Agama Kristen ataupun Agama lainnya, banyak sekali ayat-ayat suci Alquran ataupun Firman-Firman Tuhan dari kitab yang menjelaskan tentang rasa Syukur antara lain:

  1. Dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 152, Allah berfirman, “Maka ingatlah kamu Kepada-Ku (Allah), niscaya Aku (Allah) ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku (Allah), dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.
  2. Dalam Al-Quran Surat Ibrahim ayat 7, Allah berfirman, “Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan nikmat-Ku kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih.
  3. Dalam Al-Kitab Ibrani 13 Ayat 15-16, Tuhan berfirman, “sebab itu marilah kita, oleh Dia (Tuhan), senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberikan bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
  4. Dalam Al-Kitab Mazmur 56 ayat 9, Tuhan berfirman, “Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyurkannya di depan orang-orang yang Kau-kasihi.

Adapun tips dan trik agar kita selalu menjadi orang yang bersyukur berdasarkan ayat-ayat suci atau firman tuhan antara lain sebagai berikut:

  • Selalu deket dengan Ajaran Tuhan Yang Maha Esa. karena, dengan mendekatkan diri kepada ajaran Tuhan, maka kita bisa terhindar dari kejahatan-kejahatan yang ada disekitar kita.
  • Selalu tampil apa adanya (tidak berlebihan) dalam segala macam apapun.
  • Selalu mengucapkan rasa syukur setelah melakukan berbagai aktivitas.
  • Selalu memandang ke bawah (orang-orang yang berada dibawah ini) agar kita selalu termotivasi untuk selalu bersyukur dan berbuat baik kepada sesama.

Dari sekian banyak materi yang saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga kalian selalu menjadi orang yang bertitle S2 (Sabar dan Syukur). Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca. God Bless For Us.

MENGENAL ISTILAH HARGA DAN KUALITAS SERTA PRODUK (DALAM PEMASARAN)

Dalam lingkup pemasaran, ada beberapa istilah yang sangat penting untuk diketahui oleh kita semua yaitu : Harga, Kualitas dan Produk. Agar kita sebagai pelaku usaha atau orang yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pemasaran bisa terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Maka dari itu, dikesempatan kali ini saya akan sharing secara garis besar mengenai tiga istilah tersebut.

A. PENGERTIAN HARGA

Harga adalah nilai suatu barang atau jasa yang diukur dengan jumlah uang yang dikeluarkan oleh pembeli untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dan barang atau jasa berikut pelayanannya.

Pada pengertian lainnya, harga adalah sejumlah uang yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, atau jumlah dari nilai yang ditukarkan para pelanggan untuk memperoleh manfaat dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa

Menurut William J. Stanton, harga adalah jumlah uang (kemungkinan ditambah beberapa barang) yang dibutuhkan untuk memperoleh beberapa kombinasi sebuah produk dan pelayanan yang menyertainya. Menurut Jerome Mc. Cartgy harga adalah apa yang dibebankan untuk sesuatu.

Dapat disimpulkan bahwa harga adalah suatu satuan nilai mata uang yang mendefinisikan tentang produk yang dijual, dan digunakan sebagai alat transaksi secara langsung dari konsumen kepada penjual, untuk digunakan bersama manfaat bagi kedua belah pihak.

B. PENGERTIAN KUALITAS

Menurut Kotler and Armstrong (2012:283) arti dari kualitas produk adalah “ the ability of a product to perform its functions, it is includes the product’s overall durability, reliability, precision, ease of operation, and repair, and other valued attributes ”. yang artinya kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, hal itu termasuk keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, dan reputasi produk juga atribut produk lainnya.

Menurut ASQC “ American Society for Quality Control ” (dalam Amiruddin, 2007 : 15), kualitas ialah gambaran total sifat dari suatu produk atau jasa pelayanan yang berhubungan dengan kemampuannya untuk memberikan kebutuhan kepuasan.

Berdasarkan pendapat dari para ahli, dapat disimpulkan bahwa kualitas adalah suatu hal atau gambaran yang mencerminkan atau mempresentasikan tentang produk yang ditawarkan, sehingga bisa menjadi nilai jual bagi para pelaku usaha (pemasar) untuk menjual produknya dan mendapatkan pelanggan.

C. PENGERTIAN PRODUK

Secara umum, produk adalah setiap tawaran yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan. Produk biasanya berupa barang-barang yang bersifat tangible (dapat dilihat/berwujud). Amir (2005:8) mendefinisikan produk sebagai : “Apa saja yang dapat ditawarkan kepada pasar agar dapat dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan mereka”.

Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa, produk adalah segala sesuatu yang bersifat berwujud “tangible” yang dipasarkan secara umum untuk bisa dikonsumsi oleh para konsumen guna memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen.

Dalam sebuah produk yang sedang dibutuhkan, terdapat lima tingkat atau lingkaran produk menurut Arif (2012 : 143 – 144) antara lain,

a. Manfaat Inti “Core Benefit

Yaitu jasa atau manfaat inti yang diperoleh oleh konsumen atau pelanggan setelah mendapatkan atau memperoleh produk tersebut. Kebutuhan konsumen paling fundamental adalah manfaat, dan ini merupakan tingkatan paling fundamental dari suatu produk.

b. Manfaat Dasar Tambahan “Basic Product Benefit

Tingkat selanjutnya seorang pemasar atau marketer harus mampu merubah manfaat inti “ Core Benefit ” menjadi produk dasar. Pada inti produk tersebut terdapat manfaat bentuk dasar produk atau mampu memenuhi fungsi dasar produk kebutuhan konsumen secara fungsional.

c. Harapan Produk “Expected Product

Artinya serangkaian kondisi yang diharapkan dan disenangi, dimiliki atribut produk tersebut. Kebutuhan konsumen adalah kelayakan. misalnya seperti kegiatan E-Commerce, harapan konsumen adalah kemudahan dan transparan dalam melakukan transaksi tersebut antara pihak penjual dan pembeli.

d. Kelebihan yang Dimiliki Produk “Augmented Product”

Artinya salah satu manfaat dan pelayanan yang dapat membedakan produk tersebut dengan pesaing. Kebutuhan konsumen adalah kepuasan. Misalnya di perbankan disediakan suatu produk tabungan berencana, dimana di dalam produk tersebut nasabah dapat menyimpan dan menginvestasikan dananya sekaligus mendapatkan jaminan asuransi jiwa dan kesehatan dengan membayar sejumlah premi tambahan tertentu. Kelebihan tawaran produk tersebut yang dicari oleh nasabah.

e. Potensi Masa Depan Produk “Potensial Product

Artinya bagaimana harapan masa depan dengan produk tersebut apabila terjadi perubahan dan perkembangan teknologi serta selera konsumen. Kebutuhan konsumen adalah masa depan produk. Misalnya kemudahan untuk membayar tagihan telepon, listrik, air atau tagihan lainnya.

Jadi, seperti itu yaa penjelasan secara garis besar mengenai Harga, Kualitas dan Produk dalam lingkup pemasaran. Terima kasih sudah membaca dan meluangkan waktunya. Semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan dan kebahagian bagi kita semua. Amiin…

TIPS DAN TRIK MENGATASI KEBUNTUAN DALAM MENULIS

Menulis merupakan aktivitas menuangkan ide menjadi sebuah tulisan, yang menghasilkan beberapa kalimat atau paragraf. Seiring berkembangnya zaman, kegiatan menulis yang awalnya hanya sekedar hobi, merambah menjadi sebuah pekerjaan, yang disebut sebagai Penulis.

Seorang penulis biasanya selalu mencurahkan ide dan gagasannya ke dalam sebuah tulisan yang ditujukan kepada orang lain agar bisa menginspirasi. Namun, semakin lama penulis melakukan kegiatan menulisnya, tak jarang menemukan titik buntu yang membuat dia terhenti meskipun permintaan akan adanya informasi yang menginspirasi bisa dibilang tidak akan berhenti.

Maka dari itu, dibutuhkan Tips dan Trik untuk mengatasi kebuntuan dalam menulis yang bisa di praktiknya oleh siapa pun yang dikenal sebagai rumus :

RUMUS INSPIRASI MENULIS (IM) = 5 x M

M1 (Membaca termasuk Melihat)

Membaca merupakan faktor utama dan tidak bisa dipisahkan dari menulis. bahan bacaan saat ini tersebar luas baik secara online maupun offline.

M2 (Mendengar)

Penulis yang baik adalah pendengar yang setia. Mendengar apapun, mulai dari berita, cerita, pidato, ceramah, lagu, hingga bunyi desiran angin malam dan cuitan burung. Tapi, menuliskan sesuatu yang kita dengar dan baca, harus diversifikasi dan diverifikasi dulu baik kebenaran, kegunaan dan kemanfaatannya.

M3 (Mengalami)

Pengalaman apapun bisa menjadi tulisan. Pengalaman menyenangkan, menyedihkan, memalukan hingga yang membuat orang tertawa terbahak-bahak

M4 (Merasakan atau Perasaan)

Perasaan kita, apapun itu, tangkaplah secara positif dan luapkan dalam tulisan yang bermanfaat. Rasa sedih, rasa marah, rasa lucu, semuanya adalah inspirasi menulis.

M5 (Memikirkan atau Pikiran)

Berpikir sudah tentu adalah bagian dari proses menulis. Disaat kita berdiam diri dan memikirkan sesuatu, seringkali muncul ide, opini, gagasan, rencan terhadap sesuatu yang kita pikirkan.

Begitulah Tips dan Trik yang bisa kita gunakan untuk mengatasi kebuntuan dalam hal menulis. Maka dari itu, yuk kita tulis ide itu di secarik kertas atau di Handpone kamu, sekalipun belum saat itu kamu rangkai dalam bentuk tulisan utuh.

Terima kasih sudah membaca dan meluangkan waktunya. God Bless For Us

Sumber: kompasiana.com

Istilah – Istilah dalam Pemasaran (Bagian 3)

Haloo Sobat Pena Ilmu… Kali ini kita akan melanjutkan kembali pembahasan mengenai istilah – istilah dalam pemasaran (bagian ke 3).

sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama pada pembahasan bagian 1 dan bagian 2 tentang istilah-istilah yang terdapat dalam pemasaran seperti pasar (market), konsep pemasaran, konsep dari permintaan dan penawaran, dan masih banyak lagi.

Pada bagian ini, saya akan lebih menjelaskan tentang entitas-entitas atau hal-hal yang berhubungan dengan pasar (market), sebagai berikut :

Menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller dalam bukunya yang berjudul “Marketing Management” edisi ke 15, menjelaskan mengenai entitas atau hal-hal yang berhubungan dengan pasar antara lain :

  • Barang “Goods“, dimana mengacu kepada segala jenis sesuatu yang bersifat benda mati dan benda hidup serta dijual secara bebas di pasar.
  • Pelayanan “Service“, mengacu kepada barang yang tidak dapat dilihat dan hanya dirasakan oleh penggunanya pada saat itu juga, lebih mengacu kepada aktivitas pelayanannya. seperti tukang cukur rambut.
  • Acara “Event“, mengacu kepada kegiatan mempromosikan barang dan jasa kepada para pelanggan, dengan tujuan utama yaitu mendapatkan pelanggan dan mendapatkan keuntungan.
  • Pengalaman “Experiences“, mengacu kepada pengalaman yang seseorang selama melakukan kegiatan transaksi pada sebuah pasar.
  • Orang “Person“, mengacu kepada pihak – pihak yang terlebih secara langsung atau pun tidak langsung. seperti pedang, pembeli, artis, pemain musik, dan lain-lain.
  • Tempat “Place“, mengacu kepada tempat atau wadah yang digunakan untuk melakukan kegiatan jual beli. seperti sebuah wilayah, kota, atau daerah.
  • Properti “Properties“, mengacu kepada berbagai properti yang digunakan untuk mendukung kegiatan transaksi.
  • Organisasi “Organization“, mengacu kepada berbagai pihak atau sekelompok orang yang turut berpatisipasi dalam kegiatan tersebut.
  • Informasi “Information“, mengacu kepada sumber-sumber informasi yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok, seperti buku atau media online.
  • Ide “Ideas“, mengacu pada ide atau gagasan seseorang untuk melakukan kegiatan transaski di sebuah pasar “market

Jadi seperti itu, entitas atau hal-hal yang berhubungan dengan sebuah pasar menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller. Terima kasih sudah membaca dan meluangkan waktunya.

Istilah – Istilah dalam Pemasaran (Bagian 2)

Istilah dalam pemasaran (Bagian 2) yaitu Pasar “Market

Pasar “Market, adalah kumpulan pembeli aktual dan potensial dari suatu produk. Dimana para pembeli ini mempunyai kesamaan kebutuhan atau keinginan tertentu yang dapat dipuaskan melalui kegiatan pertukaraan “exchange”.

Sedangkan, menurut Phillip Kotler dan Kevin Lane Keller dalam bukunya yang berjudul “Marketing Management” edisi ke 15, mendefinisikan pasar “market” yaitu “a physical place where buyyers and sellers garhered to buy and sell goods.” Atau jika diartikan lebih merujuk kepada “tempat fisik dimana para pembeli dan penjual berkumpul untuk membeli dan menjual berbagai barang”.

Dapat disimpulkan bahwa, pasar “market” adalah sebuah tempat dimana berkumpulnya para pembeli dan penjual untuk memenuhi kebutuhan dengan cara melakukan aktivitas jual-beli.

Istilah dalam pemasaran (Bagian 2) yaitu Jenis-jenis Pasar

Menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller dalam bukunya yang berjudul “Marketing Management” edisi ke 15, mengklasifikasikan jenis-jenis pasar dalam lingkup pemasaran yaitu :

A. pasar konsumen perusahaan menjual massa konsumen baik dan pelayanan menyangkut jus, kosmetik, sepatu atletik, dan perjalanan udara yang membentuk citra merek dagang yang kuat dengan mengembangkan produk atau layanan, yang superior memastikan yang avaibility, dan dukungan itu dengan kinerja. terlibat komunikasi dan dapat diandalkan

B. Pasar bisnis, perusahaan menjual bisnis baik dan jasa sering wajah baik-informasi pembeli profesional terampil mengevaluasi kompetitif persembahan.Adversiting dan situs web dapat bermain peran, tetapi orang-orang tenaga penjualan, harga, dan penjual reputasi mungkin akan bermain satu yang lebih besar

C.pasar global , perusahaan dalam pasar global menavigasi budaya , bahasa , hukum , dan politik negara mana perbedaan dan memutuskan untuk masuk , bagaimana masuk ke dalam setiap ( sebagai eksportir , licenser , mitra usaha patungan joint venture , kontrak produsen , produsen ) atau solo , bagaimana cara melakukan penyesuaian terhadap produk dan layanan fitur untuk setiap negara , bagaimana untuk mengatur harga , dan bagaimana untuk berkomunikasi dalam budaya yang berbeda

D. Pasar Nirlaba dan Pemerintahan, perusahaan yang menjual ke organisasi nirlaba dengan daya beli terbatas seperti gereja, universitas, organisasi amal, dan lembaga pemerintah perlu memberi harga dengan hati-hati. Banyak pembelian pemerintah membutuhkan penawaran; pembeli sering fokus pada solusi praktis dan menyukai tawaran terendah, hal-hal lain sama.