
Halo sobat pena ilmu, bagaimana kabarnya hari ini? Saya harap dalam keadaan baik-baik saja yaa….
Pada kesempatan sebelumnya, saya sudah menjelaskan mengenai karakteristik dari Tipe Pertama yaitu “Si Perfeksionis”.
Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan melanjutkan kembali membahas tipe kedua yaitu “Si Penolong” pada metode Enneagram. Jadi… mari kita mulaikan!!
Yuk Mengenal Tipe Kedua; Si Penolong

Pada tipe kedua ini, biasanya muncul karena adanya movitasi oleh kebutuhan untuk dicintai, dihargai, dan untuk mengekspresikan perasaan positif mereka kepada orang lain, jadi sangat berbeda dengan dengan tipe pertama yaitu “Si Perfeksionis” yang muncul karena adanya kebutuhan untuk diakui oleh semua orang. Hehehehe….
Sama seperti si tipe pertama; Si Perfeksionis, ternyata menjadi seorang yang bertipe “penolong” ini mempunyai sisi terbaik dan sisi terburuknya lho sobat pena ilmu, yaitu;

Sisi Terbaik dari Tipe Kedua:
- Merupakan pribadi yang saling mengasihi
- Pribadi yang suka memerhatikan orang lain
- Bisa beradaptasi
- Pribadi yang berwawasan
- Pribadi yang murah hati, dan
- Pribadi yang antusias (memiliki semangat)
- Mempunyai sifat empati yang cukup tinggi
Sisi Terburuk dari Tipe Kedua:
- Pribadi yang enggan berterus terang
- Pribadi yang manipulatif (bisa membohongi dirinya sendiri)
- Pribadi yang posesif
- Pribadi yang histeris (suka dramatisir/berlebihan dalam berekspresi), dan
- Pribadi yang gampang sekali dipengaruhi oleh orang lain
- Pribadi yang terlalu membuka diri.
Jika teman kita ternyata merupakan Tipe Kedua ini, bagaimana cara kita untuk bergaul dengannya???

Agar kita bisa bergaul atau berteman dengan teman kita yang ternyata memiliki sifat seperti tipe kedua ini, maka ada beberapa tips dan saran yang dituliskan oleh Renee Baron dan Elizabeth Wagele dalam buku yang mereka tulis, antara lain;
- Cobalah untuk menghargai usaha yang dilakukan oleh “Si Penolong” kepada kita. Itu akan membuat dia senang.
- Tunjukan bahwa sebenarnya dia istimewa dan penting bagi kehidupan kita.
- Jika dia melakukan kesalahan, maka kritiklah dia dengan lemah lembut.
- Jikalau dia mempunyai masalah, cobalah kalian peduli dengan masalah yang ia punya. Jangan sampe sebaliknya, yang punya masalah malah fokus ke masalah yang kamu punya.
Dalam kehidupan sehari-hari, hal-hal apa saja yang diinginkan dan tidak diinginkan dari “Si Penolong” ini

Dalam kehidupan bergaul versi tipe kedua “Si Penolong” ini, dia hanya ingin mempunyai seseorang yang penuh perhatian, dapat menghargai dirinya sendiri dan orang lain, pribadi yang murah hati, hangat, dan pribadi yang jenaka.
Sedangkan hal yang tidak ingin diterima dalam kehidupan bergaul versi tipe kedua “Si Penolong” ini, yaitu Pribadi yang posesif dan tidak tulus dalam melakukan sesuatu.
Senang dan Susahnya menjadi pribadi yang bertipe “Penolong”

Dalam kehidupan ini, pasti ada saatnya seseorang memiliki kondisi senang dan susah, begitupun dengan kalian yang bertipe ini, mungkin kalian pernah merasakan senang dan susahnya bertipe kedua ini “Si Penolong”, antara lain;
Senangnya menjadi “Si Penolong”
- Mudah bergaul dan berteman
- Tahu apa yang dibutuhkan orang dan dapat menjadikan hidup mereka lebih baik
- Murah hati, perhatian, dan hangat
- Sensitif, dan dapat menangkap perasaan orang lain.
- Antusias dan menyenangkan, memiliki selera humor yang bagus
Susahnya menjadi “Si Penolong”
- Tidak bisa berkata “Tidak”.
- Kurang menghormati / menghargai diri sendiri
- Merasa terbebani, karena terlalu banyak berbuat untuk orang lain.
- Tidak melakukan sesuatu yang benar-benar dia sukai untuk dirinya sendiri karena khawatir dicap egois oleh teman-temannya.
- Mencela diri sendiri karena tidak mencintai sebesar yang seharusnya.
Bagaimana dengan perjalanan karier Tipe Kedua ini

Dalam kehidupan karier, Tipe kedua cenderung lebih memilih untuk berkecimpung dalam pekerjaan yang berhubungan dengan orang, khususnya profesi yang memberikan bantuan kepada orang lain, seperti konselor (orang yang ahli dibidang konseling/penyuluhan), guru, dan petugs kesehatan. Tipe kedua yang cenderung sifatnya Ekstrovert kadang bekerja di bawah sorotan kamera misalnya sebagai aktris, aktor, dan pembawa acara motivasional. Ada juga yang bekerja dalam sektor jual-beli dan membantu orang lain seperti resepsionis, sekretaris, asisten, dekorator, dan konsultan busana
Bagaimana dengan waktu senggang? apakah seseorang yang bertipe ini bisa menikmati waktu senggangnya?

Sebagaian orang pasti akan menghabiskan uang dan waktunya untuk pergi liburan pada saat waktu senggang. Namun, berbeda hal dengan si tipe kedua alias “Si Penolong” ini lho sobat pena ilmu.
Bagi tipe ini “Si Penolong”, waktu senggang merupakan waktu yang cocok untuk bersosialisasi dengan keluarga atau teman, merawat anak-anak, menciptakan suasana rumah yang hangat dan nyaman, berkebun, membaca, bekerja di organisasi amal, mencari pengalaman baru di lingkungan yang berbeda, dan menggali khazanah batinnya.
Tips dan Saran bagi kalian yang bertipe ‘Si penolong”

- Dalam Menghargai Diri Sendiri
Dalam hal menghargai diri sendiri, kalian yang termasuk tipe kedua sebaiknya;
- Ikut serta dalam kegiatan yang menyenangkan dan memberikan kepuasan khususnya kepuasan tersendiri.
- Rutinlah berolahraga, meditasi, dan jalan-jalan sendirian untuk mengembalikan fokus pada diri kalian sendiri.
- Pergilah ke seorang konselor secara berkala guna menceritakan keluh kesah yang kalian simpan selama ini.
- Hargailah yang kalian miliki, untuk mengalihkan perhatian ke hal yang tidak kalian miliki.
2. Dalam Hal Keasertifan
Karena, Tipe ini merupakan tipe yang suka menolong orang dan tidak bisa berkata “tidak”, maka kalian yang merasa bertipe penolong, sebaiknya kalian lakukan;
- Buatlah batasan, cobalah untuk berkata “tidak” ketika kalian dimintai sesuatu yang membuat kalian merasa tertekan karena ada permintaan tersebut.
- Kenalilah perasaan marah yang kalian miliki. Terkadang tipe ini merasa begitu tak berdaya dan bersedih, alih-alih menyelesaikan langsung apa yang sesungguhnya membuat kalian marah.
- Tulis setiap hari, hal-hal yang membuat kalian marah agar menjadi pribadi yang waspada.
- Jika kalian merasa tidak diperlakukan dengan adil atau dimanfaatkan orang lain, utarakan langsung dengan sewajar mungkin.
3.Dalam hal pergaulan
Dalam hal bekerja, sobat pena ilmu yang termasuk ke dalam Tipe kedua ini. Sebaiknya kalian melakukan;
- Cobalah menjadi diri sendiri, bukan pribadi lain yang diinginkan orang lain.
- Tahan diri kalian untuk menawarkan bantuan atau memberikan saran kepada orang lain, sampe orang lain yang membutuhkan saran atau bantuan tersebut. Sehingga kita terhindar dari pribadi yang dimanfaatkan semata oleh orang lain.
- Jangan terlalu banyak memberi sesuatu kepada orang lain.
- Jika orang lain menawarkan bantuan kepada kita, maka terima tawaran tersebut.
4.Dalam hal saling membutuhkan,
Dalam hal ini, sobat pena ilmu yang termasuk ke dalam Tipe ini, sebaiknya kalian melakukan;
- Jangan tergesa-gesa saat memasuki pergaulan baru. Carilah informasi, bersikaplah objektif.
- Hindarilah hubungan dengan orang yang banyak membutuhkan kalian sementara dia sendiri tidak punya waktu untuk menghabiskan waktu bersama-sama. Jalinlah pertemanan dan kemitraaan yang wajar-wajar saja.
- Jangan bersikap seperti superhero yang menyelamatkan banyak orang dengan kekuatan sendiri. Jadinya pribadi yang biasa-biasa saja, yang mengerti batasan diri sendiri.
- Belajarlah untuk bersikap tega terhadap kesalahan yang orang lain perbuat. Biarkan orang lain yang bertanggung jawab atas perilakunya sendiri.
- Jangan tergesa-gesa menjalin hubungan baru ketika yang lama berakhir. Luangkan waktu untuk merenungkan, mengapa hubungan tersebut tidak berjalan dengan baik. Kenalilah diri kalian sendiri, dan kembangkan minat yang kalian miliki.
5. Dalam hal bekerja,
Dalam hal bekerja, bagi kalian yang bertipe “Si Penolong”, sebaiknya kalian melakukan;
- Pada saat kalian bekerja, buatlah batasan sehingga kalian tidak perlu mengerjakan lebih dari yang seharusnya.
- Bangun keasertifan dan objektivitas.
- Cari pekerjaan yang cocok dengan kepribadian, minat, dan pelatihan yang kalian terima.
Nah, jadi seperti itu yaa penjelasan mengenai Tipe yang kedua yaitu “Si Penolong” pada metode Enneagram ini.
Memang, menolong orang lain merupakan suatu hal yang patut dicontoh sebagai manusia sosial dan merupakan hal yang baik pula. Tetapi jangan sampai hal baik yang kita lakukan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawa
Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan jangan lupa untuk stay tune yaa. Soalnya masih banyak artikel yang ingin saya sebarkan kepada sobat pena ilmu sekalian.
God Bless For Us.
Sumber : Buku “Mengenal 9 Tipe Kepribadian Manusia dengan Lebih Asyik”, Karya Renee Baron dan Elizabeth Wagele









































